Facebook  Twitter  Google+ Instagram
welcome to blog affan pujadi

Social Profiles

TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInEmail

Info

Lorem ipsum no has veniam elaboraret constituam, ne nibh posidonium vel.
affan pujadi. Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Syekh Ahmed Deedat, Kristolog yang Disegani Barat

Bagi pegiat studi perbandingan agama, nama Syekh Ahmed Huseein Deedat atau Ahmed Deedat mungkin sudah cukup terkenal.

Sosok yang dikenal sangat pakar dalam ilmu Kristologi ini lahir di Bombay, India 1 Juli 1918. Sejak kecil Ahmed Deedat kecil tinggal dan besar bersama sang ayah, Hussein Kazim Deedat, sepeninggal ibunya, Fatma Deedat.
Sang Ayah merupakan seorang penjahit yang kemudian berhijrah ke Afrika Selatan, Ahmed Deedat kecil pun ikut serta. Di wilayah koloni Inggris inilah, Ahmed Deedat kecil mengasah kemampuannya beradaptasi. Sejak Kecil, ia dikenal dengan ketekunannya dalam belajar secara otodidak dengan membaca berbagai buku.

Namun, karena keterbatasan biaya, pada usia 16 tahun Ahmed Deedat harus terpaksa meninggalkan bangku sekolah dan membantu orang tua bekerja mencari nafkah. Pada 1936, merupakan titik awal pengenalannya terhadap ilmu perbandingan agama.

Ketika ia bekerja di sebuah toko dekat sebuah sekolah Kristen di Natal South Coast. Saat itu, ia melihat gencarnya siswa misionaris Kristen mengunjungi komunitas Muslim di wilayahnya dengan menghina Islam dan membanding-bandingkan ajaran Islam.

Awal mula ketertarikannya mempelajari perbandingan agama ini ketika ia membaca sebuah buku berjudul Idzhar al-Haq yang berarti menampakkan kebenaran. Buku tersebut berisi keberhasilan beberapa umat Islam di India mematahkan argumen para misionaris Kristen di wilayah itu. Ketertarikannya ini pun membawanya membeli Injil pertamanya untuk ia pelajari sebagai bahan debat dan diskusi dengan para siswa misionaris Kristen.
Syech Ahmed Deedat
Dari setiap perdebatan tersebut, Ahmed Deedat berhasil mematahkan semua argumen siswa misionaris Kristen dan membuat mereka mundur. Sejak saat itu, lawan perdebatan Ahmed Deedat muda pun jauh lebih tinggi, ketika ia meladeni perdebatan guru- guru teologi dan para pendeta di wilayah tersebut.

Kesuksesan Deedat mematahkan setiap argumen teologi Kristen ini membuatnya terkenal, bukan hanya di kawasannya bahkan hingga ke luar wilayah.

Dari situlah ia memantapkan untuk berdakwah dan berdebat mengenai keislaman dan membongkar kesalahan kekristenan. Kemampuannya mematahkan teologi Kristen ini membuatnya terkenal hingga ke dunia internasional. Ia menjadi primadona dalam setiap acara dialog dan perdebatan terkait keislaman dan kekristenan di berbagai negara di Eropa dan Amerika.

Ia pun menjadi Presiden Islamic Propagation Centre International (IPCI), organisasi nirlaba yang memfokuskan pada dakwah Islam Internasional dan melawan propaganda Kristenisasi. Salah satu per debatan yang fenomenal adalah pertemuan debatnya dengan Anis Shorrosh, seorang Pastur Evangelist keturunan Arab Palestina. Perdebatan itu pun diabadikan dalam video rekaman debat Ahmed Deedat.

Keandalan Ahmed Deedat dalam berdebat terkait Kristologi di beberapa forum internasional Eropa dan Amerika ini telah menjadi benih pertumbuhan Islam di dua benua itu pada abad 21. Maka, pantaslah Ahmed Deedat menyandang gelar Kristolog Muslim yang disegani dunia barat.
Untuk membaca lebih jauh kiprah dan riwayat hidupnya, simak rubrik "Mujadid" pada edisi mendatang.

pendapat tokoh dunia tentang muhammad SAW.

Inilah beberapa penyataan dari tokoh-tokoh dunia tentang Rasulullah Muhammad SAW bin Abdullah bin ‘Abd al-Muththalib bin Hâsyim bin ‘Abd al-Manâf bin Qushay bin Kilab bin Murra bin Kaa’b bin Lu’ay bin Ghalib bin Quraisy (Fihr) bin Malik bin Nazar bin Kinanah bin Khuzaymah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mazar bin Nazar bin Ma’ad bin Adnan bin Ismail bin Ibrahim bin  Sam bin Nuh bin Idris (Enoch) bin Set (Sheeth) bin Adam.
MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG INDIA):
Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia… Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya.
Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya.
Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.
Sir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936.)
Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut.
”Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil ’sang penyelamat kemanusiaan’.
Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia:
Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini. Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini.
Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan d atang.
Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63.
Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan kekeagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini dan bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE.”
MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY, New York, 1978)
Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa: Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad?
Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri.
bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa…
Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahya ngnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan kemenangan-kemenang an (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma.
Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pegembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?”
Lamartine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-277
“Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman.
Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.
Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya.
Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang – semua menjadi satu. Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut – hanya dengan kepribadian seperti dialah keagungan seperti ini dapat diraih.”
PROFESSOR KONERU  S. RAMAKRISHNA RAO, Professor Philosophy dalam bookletnya, Muhammad: Mahanaya Pravachakan (Muhammad: The Great Prophet)
“Muhammad, The Prophet of Islam” Kepribadian Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah.
Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama.
Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan. Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.
PROF. (SNOUCK) HURGRONJE (Christiaan Snouck Hurgronje):
Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain.
Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa.
Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai.
Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.
THOMAS CARLYLE in his HEROES AND HEROWORSHIP
(Betapa menakjubkan) seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden menjadi sebuah bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya dalam waktu kurang dari dua decade.
“Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri.
Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia.
EDWARD GIBBON and SIMON OCKLEY speaking on the profession of ISLAM write:
Saya percaya bahwa Tuhan adalah tunggal dan Muhammad adalah pesuruh-Nya adalah pengakuan kebenaran Islam yang simpel dan seragam.
Tuhan tidak pernah dihinakan dengan pujaan-pujaan kemakhlukan; penghormatan terhadap Sang Nabi tidak pernah berubah menjadi pengkultusan berlebihan; dan prinsip-prinsip hidupnya telah memberinya penghormatan dari pengikutnya dalam batas-batas akal dan agama
(HISTORY OF THE SARACEN EMPIRES, London, 1870, p. 54).
Muhammad tidak lebih dari seorang manusia biasa. Tapi ia adalah manusia dengan tugas mulia untuk menyatukan manusia dalam pengabdian terhadap satu dan hanya satu Tuhan serta untuk mengajarkan hidup yang jujur dan lurus sesuai perintah Tuhan. Dia selalu menggambarkan dirinya sebagai hamba dan pesuruh Tuhan dan demikianlah juga setiap tindakannya.
SAROJINI NAIDU, penyair terkenal India (S. Naidu, IDEALS OF ISLAM, vide Speeches & Writings, Madras, 1918, p. 169):
Inilah agama pertama yang mengajarkan dan mempraktekkan demokrasi.
Di setiap masjid, ketika adzan dikumandangkan dan jemaah telah berkumpul, demokrasi dalam Islam terwujud lima kali sehari ketika seorang hamba dan seorang raja berlutut berdampingan dan mengakui: Allah Maha Besar…
Saya terpukau lagi dan lagi oleh kebersamaan Islam yang secara naluriah membuat manusia menjadi bersaudara.
DIWAN CHAND SHARMA:
Muhammad adalah sosok penuh kebaikan, pengaruhnya dirasakkan dan tak pernah dilupakan orang-orang terdekatnya. (D.C. Sharma, THE PROPHETS OF THE EAST, Calcutta, 1935, pp. 12)
James A. Michener, “Islam: The Misunderstood Religion,” in READER’S DIGEST (American edition), May 1955, pp. 68-70. Muhammad, seorang inspirator yang mendirikan Islam, dilahirkan pada tahun 570 masehi dalam masyarakat Arab penyembah berhala. Yatim semenjak kecil dia secara khusus memberikan perhatian kepada fakir miskin, yatim piatu dan janda, serta hamba sahaya dan kaum lemah.
Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses, dan menjadi pengelola bisnis seorang janda kaya. Ketika mencapai usia 25, sang majikan melamarnya. Meski usia perempuan tersebut 15 tahun lebih tua Muhammad menikahinya dan tetap setia kepadanya sepanjang hayat sang istri.
Seperti halnya para nabi lain, Muhammad memulai tugas kenabiannya dengan sembunyi2 dan ragu2 karena menyadari kelemahannya. Tapi Baca adalah perintah yang diperolehnya, -dan meskipun sampai saat ini diyakini bahwa Muhammad tidak bisa membaca dan menulis dan keluarlah dari mulutnya satu kalimat yang akan segera mengubah dunia: Tiada tuhan selain Allah.
“Dalam setiap hal, Muhammad adalah seorang yang mengedepankan akal. Ketika putranya, Ibrahim, meninggal disertai gerhana dan menimbulkan anggapan ummatnya bahwa hal tersebut adalah wujud rasa belasungkawa Tuhan kepadanya, Muhammad berkata:
Gerhana adalah sebuah kejadian alam biasa, adalah suatu kebodohan mengkaitkannya dengan kematian atau kelahiran seorang manusia. “Sesaat setelah ia meninggal, sebagian pengikutnya hendak memujanya sebagaimana Tuhan dipuja, akan tetapi penerus kepemimpinannya (Abu Bakar-pen.) menepis keinginan ummatnya itu dengan salah satu pidato relijius terindah sepanjang masa: Jika ada diatara kalian yang menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa ia telah meninggal. Tapi jika Tuhan-lah yang hendak kalian sembah, ketahuilah bahwa Ia hidup selamanya. (Ayat terkait: Q.S. Al Imran, 144 – pen.)
W. Montgomery Watt, MOHAMMAD AT MECCA , Oxford , 1953, p. 52.
Kesiapannya menempuh tantangan atas keyakinannya, ketinggian moral para pengikutnya, serta pencapaiannya yang luar biasa semuanya menunjukkan integritasnya.
Mengira Muhammad sebagai seorang penipu hanyalah memberikan masalah dan bukan jawaban. Lebih dari itu, tiada figur hebat yang digambarkan begitu buruk di Barat selain Muhammad
Annie Besant, THE LIFE AND TEACHINGS OF MUHAMMAD, Madras , 1932, p. 4.
“Sangat mustahil bagi seseorang yang memperlajari karakter Nabi Bangsa Arab, yang mengetahui bagaimana ajarannya dan bagaimana hidupnya untuk merasakan selain hormat terhadap beliau, salah satu utusan-Nya.
Dan meskipun dalam semua yang saya gambarkan banyak hal-hal yang terasa biasa, namun setiap kali saya membaca ulang kisah-kisahnya, setiap kali pula saya merasakan kekaguman dan penghormatan kepada sang Guru Bangsa Arab tersebut.”
Bosworth Smith (bishop), MOHAMMAD AND MOHAMMADANISM, London , 1874, p. 92.
Dia adalah perpaduan Caesar dan Paus; tapi dia adalah sang Paus tanpa pretensinya dan seorang caesar tanpa Legionnaire- nya: tanpa tentara, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa penghasilan tetap.
Jika ada seorang manusia yang pantas untuk berkata bahwa dia-lah wakil Tuhan penguasa dunia, Muhammad lah orang itu, karena dia memiliki kekuatan meski ia tak memiliki segala instrument atau penyokongnya.
John William Draper, M.D., L.L.D., A History of the Intellectual Development of Europe, London 1875, Vol.1, pp.329-330
Empat tahun setelah kematian Justinian, pada 569 AD, telah lahir di Mekkah Arabia seorang manusia yang sangat besar pengaruhnya terhadap ummat manusia
John Austin (1613–1669, English Catholic writer), “Muhammad the Prophet of Allah,” in T.P.. ’s and Cassel ’s Weekly for 24th September 1927 .
Dalam kurun waktu hanya sedikit lebih dari satu tahun, ia telah menjadi pemimpin di Madinah. Kedua tangannya memegang sebuah tuas yang siap mengguncang dunia.
Professor Jules Masserman
Pasteur dan Salk adalah pemimpin dalam satu hal (intelektualitas- pen). Gandhi dan Konfusius pada hal lain serta Alexander, Caesar dan Hitler mungkin pemimpin pada kategori kedua dan ketiga (reliji dan militer pen.). Jesus dan Buddha mungkin hanya pada kategori kedua. Mungkin pemimpin terbesar sepanjang masa adalah Muhammad, yang sukses pada ketiga kategori tersebut. Dalam skala yang lebih kecil Musa melakukan hal yang sama
Terbukti, bukan hanya umat Islam saja yg menganggap bahwa Nabi Muhammad SAW tidak hanya sebagai Messenger of God (Allah SWT), dan sebagai panutan/suri tauladan kepada seluruh umat manusia..tapi umat non-muslim bahkan banyak tokoh dunia mengakui akan kualitas kepemimpinannya baik agama maupun dunia, tak lekang oleh zaman… pesannya bersifat universal melampaui suku, bangsa & negara dan umatnya semakin hari semakin bertambah. (terbukti, silahkan ke Youtube dan cari dengan kata kunci: convert to Islam atau masuk Islam)
Prophet Muhammad (P.B.U.H) The Most Influential Person in History
 

dosa orang yang meninggalkan shalat

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa IA berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping Dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus …kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.
Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”. Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala IA berkata, “Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.” “Apakah dosamu wahai wanita ayu?” tanya Nabi Musa as terkejut. “Saya takut mengatakannya.” jawab wanita cantik. “Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa. Maka perempuan itu pun terpatah bercerita, “Saya ……telah berzina.” Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.
Perempuan itu meneruskan, “Dari perzinaan itu saya pun……lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya……. Cekik lehernya sampai……tewas”, ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang IA menghardik,” Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!”…teriak Nabi Musa sambil memalingkan Mata karena jijik.
Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit Dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan IA tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?” Nabi Musa terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina Dan pembunuh itu?” Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.
“Betulkah Ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?” “Ada!” jawab Jibril dengan tegas. “Dosa apakah itu?” tanya Musa kian penasaran. “Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja Dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina. Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.
Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja Dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib Dan tidak perlu atas dirinya. Berarti IA seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur Dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat Dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya Dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.
———————————————————————–
Dikutip dari buku 30 kisah teladan – KH . Abdurrahman Arroisy
Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur’an, membunuh 70 nabi Dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah. Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian IA mengqadanya, maka IA akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 Hari, sedangkan satu Hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia. Demikianlah kisah Nabi Musa Dan wanita pezina Dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi Kita Dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah. (DZ)

3 argumen terbaik untuk membantah ateisme

Di dalam Quran, Allah telah berfirman sekitar 750 kali agar kita mengintrospeksi diri. Misalnya dalam surat Fushshilat ayat 53, Allah berfirman:

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quraan itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (Q.S. Fushshilat:53)

Ketika kita berpikir menggunakan ilmu pengetahuan dan logika, maka kita akan tahu bahwa hanya ada satu Tuhan dan ketika kita meneliti Al-Qur'an, maka kita akan tahu bahwa inilah firman Tuhan yang sesungguhnya.

Dan inilah keunggulannya, Islam tidak menjauhkan ilmu pengetahuan, Islam tidak mengesampingkan para ilmuwan seperti yang dilakukan beberapa agama di masa lalu.

Segala yang telah diteliti di masa sekarang oleh para ilmuwan, ternyata terbukti secara ilmiah di dalam ayat-ayat Al-Qur'an.

Maka sekarang mari kita bahas ketiga argumen yang akan membuktikan keberadaan Tuhan dan membantah paham ateisme.

Argumen #1: Hukum Kedua Termodinamika.
Mungkin melihat dari istilahnya, kita akan berpikir bahwa hukum ini rumit, tapi sebenarnya sangat mudah dimengerti. Hukum fisika ini pada dasarnya mengungkapkan fakta bahwa segala hal di di jagat raya ini bergerak dari keteraturan menuju kekacauan.
Misalnya, jika kita tidak mengurus rumah kita, maka catnya akan pudar, debu-debu akan menumpuk, dan pada akhirnya rumah kita akan rusak.

Sekarang jika kau mengambil hukum Kedua Termodinamika ini menjadi pernyataan logika, keseluruhan jagat raya ini adalah sistem yang besar, jadi jagat raya juga harusnya bergerak dari keteraturan menjadi kekacauan. Seperti yang dikatakan ilmuwan, jika periode waktu yang lama telah berlalu, maka akan terjadi kekacauan.

Dan setiap benda terdiri dari atom. Atom tersebut terdiri dari elektron, proton, dan neutron. Setiap atom yang ada dalam setiap benda selalu bergerak dan berputar. Atom-atom yang bergerak dan berputar tersebut pada suatu saat akan kehabisan energi, jadi suatu hari nanti jagat raya akan berakhir.

Tapi kata orang-orang ateis jagat raya ini tanpa ada permulaan dan takkan pernah berakhir. Tapi hal ini bertentangan dengan Hukum Kedua Termodinamika, karena menurut hukum ini, jika periode waktu yang lama telah berlalu, akan terjadi kekacauan dan jagat raya akan mati total.

Hal ini berarti matahari tidak akan ada, dan eksistensi manusia tak akan pernah terjadi. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, matahari bersinar, planet-planet mengorbit dalam orbitnya masing-masing, dan manusia dapat hidup dengan baik. Itu berarti kita tidak berada dalam keadaan “matinya alam semesta”, bukankah begitu? Dan karena kita tidak berada dalam keadaan matinya alam semesta, itu berarti belum cukup waktu yang berlalu. Jika belum cukup waktu yang berlalu, itu berarti waktu ada permulaannya, jagat raya juga ada permulaannya. Jika jagat raya ada permulaannya, berarti segala sesuatu yang mulai eksis harus ada yang memulainya. Dan kita sebagai Muslim percaya bahwa Allah yang memulainya.


Planet-planet mengorbit di jalurnya masing-masing tanpa pernah bertabrakan

Perhatikanlah Surat Al-Baqarah ayat 255 berikut ini:

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Q.S. Al-Baqarah:255)

Jadi mari aku menyimpulkannya. Apapun yang mulai eksis, harus ada yang memulainya, sedangkan dunia ini ada permulaannya. Karena kita tidak dalam keadaan matinya alam semesta, maka waktu bersifat terbatas. Jika jagat raya mulai eksis, maka ada Sesuatu yang memulainya. Dan Yang memulai alam semesta adalah Sang Pencipta.

Argumen #2: Keteraturan Jagat Raya.
Sekarang dalam sebuah analogi singkat, misalnya kita sedang duduk untuk menonton TV di dalam rumah kita. Kita duduk di kursi dan kursinya harus ditempatkan dalam posisi yang benar. TV-nya juga harus diatur menghadap ke arah kita, agar kita dapat menontonnya. Kita juga harus punya remote TV yang sesuai dengan merek TV kita, agar kita dapat mengganti-ganti channelnya semau kita. Jadi seiring kita duduk menonton TV, bagaimana mungkin kita tidak melayang, bagaimana mungkin kita tidak tertekan ke bawah? Ini berarti ada cukup gaya gravitasi untuk menahan kita sehingga kita dapat duduk dengan baik. Jika gaya gravitasi kurang sedikit saja, maka kita akan melayang ke atas. Jika gravitasi terlalu banyak, maka tubuh kita akan hancur karena menopang berat kita. Jadi harus ada yang mengatur gravitasi dalam takaran yang tepat di bumi.

Udara yang kita hirup saat ini harus mengandung 78% nitrogen dan 21% oksigen. Misalnya kadar oksigennya lebih besar atau lebih rendah, maka kita tidak mampu bertahan hidup di bumi ini. Siapa yang menempatkan oksigen dalam takaran yang pas agar kita, hewan, dan tumbuh-tumbuhan dapat hidup?

Contoh sederhananya begini: Misalnya seseorang membawakan kita secangkir kopi, maka takaran gulanya harus pas, karena kita tidak akan suka jika gula atau krimnya terlalu banyak. Kalau takarannya pas, maka kopi itu akan terasa nikmat. Begitu juga, jarak antara bumi dan matahari benar-benar dalam jarak yang tepat. Jika sedikit saja lebih dekat, bumi akan sangat panas dan kehidupan akan punah. Jika sedikit lebih jauh dari matahari, maka bumi akan sangat dingin sehingga kehidupan juga akan punah. Jadi ada begitu banyak variabel yang ditakar dengan sangat pas di bumi, di dalam tubuh kita, di dalam sel kita, dan di jagat raya, sehingga tidak mungkin ini semua terjadi secara kebetulan.

Jarak bumi ke matahari berada dalam jarak yang sangat pas

Argumen #3: Al-Qur’an
Al-Qur’an merupakan firman Tuhan yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad S.A.W. oleh Allah S.W.T. Al-Qur’an punya banyak mukjizat di dalamnya. Al-Qur’an punya mukjizat bahasa, mukjizat berupa nubuat-nubuat termasuk juga sabda Nabi Muhammad, ada fakta ilmiah, fakta sejarah, jadi Al-Qur’an merupakan sebuah kitab yang komprehensif. Sekarang, mari kita bahas fakta ilmiah  Al-Qur’an.

Al-Qur’an adalah kitab yang diwahyukan 1.400 tahun yang lalu pada saat tidak ada teknologi modern. Bahkan, Nabi Muhammad S.A.W. tidak dapat membaca atau menulis. Allah mewahyukannya kepada Muhammad S.A.W. ketika dunia terselubung kegelapan. Al-Qur’an membawa cahaya ke dalam dunia yang suram. Ketika dalam kitab-kitab sebelumnya ditemukan banyak kesalahan ilmiah karena tangan-tangan manusia telah merusaknya, maka di dalam Al-Qur’an tidak ada kontradiksi sama sekali. Manusia pada saat itu berpikir bahwa agama dan pengetahuan tidak bisa selaras, tapi Al-Qur’an membantah anggapan itu karena di dalamnya terdapat begitu banyak fakta ilmiah yang membuat kagum ilmuwan-ilmuwan terkenal di dunia. Di antara 6.000 ayat Quran, sebanyak 500 ayat berhubungan dengan fakta-fakta ilmiah.

Jika kita bertanya pada ilmuwan atau kosmologis di luar sana tentang proses pembentukan alam semesta, mereka akan berkata bahwa langit dan bumi berada dalam satu massa primordial, kemudian terjadi ledakan besar 14 milyar tahun yang lalu, dan dari ledakan itu terciptalah sistem tata surya. Dan yang menakjubkan adalah semua ini telah difirmankan dalam surat Al-Anbiyya:30

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. (Q.S. Al-Anbiyya:30)


Kemudian dari penelitian para ilmuwan kita mengetahui bahwa tahap awal pembentukan semesta berbentuk seperti asap/kabut. Dan dari situ mulai terbentuklah benda-benda langit. Ternyata hal ini sudah difirmankan dalam Quran surat Fushshilat:11.

Lalu pada tahun 1960, manusia mengenal tentang Red Shift dan Blue Shift, sebuah fakta yang membuktikan bahwa jagat raya ini terus meluas. Semua bintang-bintang saling menjauh satu sama lain. Mereka memenangkan piala nobel di sekitar tahun 1960 karena penemuan ini. Dan lagi-lagi Quran telah berfirman dalam surat Adz Dzaariyaat:47 bahwa Allah yang menciptakan langit kemudian Dia meluaskannya. Semua ini sudah difirmankan 1.400 tahun yang lalu, sebelum adanya ilmu pengetahuan apapun.

Dan tentang bentuk bumi, orang-orang dulu berpikir bahwa bumi ini datar. Namun Quran berfirman bahwa bentuk bumi seperti telur burung unta dalam surat An Naaziaat:30.

Quran juga membahas tentang bagaimana bayi tumbuh di dalam rahim seorang ibu dalam surat Al-Mu’minuun:12-14.

Quran menjelaskan tentang pegunungan dan akar pegunungan dalam surat An-Naba’:6-7. Disana disebutkan bahwa pegunungan seperti tenda dan punya akar. Totalnya ada 500 fakta ilmiah,  disebutkan dalam kitab yang ditulis 1.400 tahun yang lalu ini.

Dan ada begitu banyak ilmuwan seperti Dr. Keith Moore, Marshall Johnson, Joe Simpson, Maurice Bucaille, dan ilmuwan-ilmuwan lainnya, yang mempelajari Quran untuk sekian lama, dan mereka semua menyimpulkan bahwa kitab dan ayat-ayat di dalamnya tidak mungkin ditulis seorang manusia, ini tentunya dari Sang Pencipta. Mereka adalah orang-orang yang ahli dalam bidang ilmu pengetahuan, contohnya Dr. Keith Moore, dia embriologist yang terkenal.

Sekarang sebuah fakta yang ingin saya jelaskan adalah mengenai embriologi, bagaimana seorang bayi berkembang dalam rahim sang ibu. Disebutkan dalam surat Al-Mu’minuun:12 -14 mulai dari fertilisasi hingga ke perkembangan organ-organ tubuh janin, yang menjelaskan dengan detail keadaan ketika embrio berumur sekitar 6-7 hari. Quran menggambarkan embrio pada periode itu bagaikan lintah, dia berada di dalam rahim dan menghisap nutrisi dari sang ibu. Yang mengejutkan adalah bentuknya, morfologi, dan fungsinya memang menyerupai seekor lintah. Semua ini baru bisa dilihat dengan mikroskop berkekuatan tinggi. Manusia dengan mata telanjang tidak dapat melihat hal-hal ini, apalagi 1.400 tahun yang lalu belum ada mikroskop. Semua ini membuktikan bahwa informasi ini tidak mungkin datang dari seorang manusia, karena pengetahuan ini baru ditemukan di abad ke-20.

Figur A. = Embrio dan Figur B. = Lintah. Bentuk Embrio manusia pada umur 6-7 hari benar-benar menyerupai lintah.

Jadi setelah mendengarkan ketiga argumen ini, seseorang yang mau berpikir dapat mengetahui keberadaan Tuhan menggunakan ilmu pengetahuan, logika, filosofi, sejarah, dan segala bidang ilmu pengetahuan. Jika Tuhan ada, dan ada begitu banyak agama, bagaimana kita tahu mana agama yang benar? Jawabannya adalah bahwa Tuhan telah mengirimkan wahyu-Nya yang terakhir dalam Al-Qur’an. Jadi Islam adalah jalan hidup yang benar. Islam berarti tunduk pada Tuhan Yang Maha Esa dan mengiktui petunjuk-Nya. Di dalam Islam, seseorang akan menemukan solusi kehidupan.

Mungkin setiap orang ingin tahu, apa tujuan kehidupan? Apakah kita disini hanya untuk mendapatkan uang, kerja siang dan malam, atau hidup lebih dari sekedar itu? Tuhan berfirman dalam Quran Adz-Dzaariyaat:55 bahwa tujuan kehidupan adalah untuk menyembah-Nya. Jadi ketika kita melakukan itu dalam rasa kerohanian, maka kita akan menemukan kedamaian dan tujuan hidup. Dengan begitu seseorang akan menemukan solusi terhadap semua masalahnya. Solusi terhadap masyarakat, ekonomi, obat-obatan, homoseksualitas, keluarga, dan sebagainya adalah Islam. Insya Allah dengan Islam seseorang akan mendapatkan kedamaian dan tujuan hidup, dan kebahagiaan berupa surga di akhirat.

YouTube Channel Lampu Islam: youtube.com/ArceusZeldfer

sebagian tanda tanda keagungan agama islam

Ada sebuah pertanyaan kecil tetapi mengandung makna yang besar dari seorang non muslim terhadap seorang warga muslim, yaitu “kenapa anda memilih islam?”. Dengan pertanyaan itu apa yang mestinya kita sebagai umat muslim jawab? Sebaiknya kita sebagai muslim mengerti dan tahu alasan mengapa kita memilih islam dan beragama islam.
Islam adalah agama yang mulia, agung dan tidak ada yang bisa menandingi terhadap Islam, al islamu ya’lu walaa y’ula alaihi. Ciri dari keagungan islam yang tidak dimiliki orang lain yaitu islam memiliki tanah suci yaitu tanah suci Mekkah. Tanah suci Mekah merupakan kebanggaan umat muslim yang tidak satupun umat agama lain memilikinya, di sana tempatnya Ka’bah sebagai tanda agar umat muslim ketika beribadah menghadap ke Ka’bah. Umat islam dari manapun golongan apapun, suku dan kulit apapun semua sama ketika melakukan shalat pasti menghadap ke arah tanah suci. Walaupun agama Nasrani dan Yahudi mengklaim mereka memiliki tanah suci yaitu Baitul Maqdis tetapi itu bukan tanah suci mereka islam pun berhak mengakuinya karena disana terletak sebuah mesjid yang menjadi saksi bisu perjalanan Isra Mi’raj Rasulullah SAW. Bahkan tanah Baitul Maqdis bukan sebagai tanah suci yang sama seperti Tanah suci Mekkah. Allah SWT berfirman bahwa tanah Mekkah najis dilalui oleh orang Musyrik dan Kafir. Nabi Muhammad telah menentukan batas wilayah yang haram dilalui oleh orang musyrik.
Maka dengan alasan itu umat yahudi merasa iri hati dengan Islam dengan adanya tanah suci umat islam yang menjadi alasan islam dapat diterima oleh orang bodoh dan orang pintar. Yahudi merupakan kelompok yang tidak rela dengan keagungan islam, maka mereka melakukan berbagai cara agar dapat meruntuhkan islam agar bisa masuk ke tanah suci agar bisa mengotori tanah suci Mekkah yaitu, dengan memanfaatkan berbagai teknologi canggih seperti televisi, handphone dan berbagai jenis alat elektronik lainnya, sebagai media memasukan pemahaman dan ideologi setan. Seperti penayangan berbagai pilem yang dapat merusak moral dan ahlak manusia. Tidak dipungkiri tanah suci sudah ternodai dengan adanya orang-orang yang mengkonsumsi hal-hal negatif dan mereka sudah tidak merasa malu dengan keagungan Ka’bah.
Tanda keagungan islam yang kedua adalah islam memiliki Kitab Suci Al Quran yang diturunkan melalui Malaikat Jibril terhadap Nabi Muhammad SAW. Al Quran yang diturunkan dengan jangka waktu yang lama sekitar 23 tahun, diturunkannya Al Quran terjadi di dua tempat yaitu di Mekkah dan di Madinah. Ciri-ciri Al Quran yang diturunkan di Kota Mekkah adalah setiap ayatnya dimulai dengan kalimat “Yaa Ayyuhnnas”. Sedangkan ciri Quran yang diturunkan di
Kota Madinah, yaitu selalui diawali dengan Kalimat “Yaa Ayyuhalladziina aamanuu”.
Kitab suci Al Quran tidak sama dengan kitab suci yang lainnya seperti Injil, Taurat dan Zabur yang semua itu sama dari Allah, tetapi dari ketiga kitab tersebut keaslian kitab-kitab itu jelas sudah tidak dapat dipercaya lagi karena sesungguhnya ketiga kitab itu sudah sempurnakan oleh Allah pada Alquran. Jadi, bohong besar apabila kita meyakini bahwa kitab tersebut sama dengan kitab yang dulu diwahyukan kepada para Nabi yang menerimanya. Sesungguhnya di antar kitab-kitab tersebut sudah dikotori dengan cara dirubah oleh orang-orang musyrik tidak ubanhya mereka mengubah sebuah buku atau Undang-undang sebuah Negara. Apa yang mereka kehendaki dan apa yang mereka mau maka ditulislah pada sebuah kitab palsu itu.
Kesucian Al Quran sudah jelas dijaga oleh Allah SWT tidak ada seorang pun yang bisa merubah dan mengganti satu hurup pun apalagi sampai mengganti sebuah ayat dari Al Quran. Karena Allah telah berjanji sebagaimana dalam Firmannya;
9. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya[793]. Maka kesucian dan kemurnian Al Quran sudah dijamin oleh Allah dengan caraNya, tidak akan hilang walaupun satu huruf atau bertukar huruf dengan huruf lainnya.
Di sinilah yahudi kembali merasa iri dengan islam. Mereka kembali berusaha dengan cara agar mereka dapat mempengaruhi orang-orang islam, namun mereka tidak serta merta melakukan perubahan ayat Al Quran tetapi mereka menentang tujuan ayat- ayat Al Quran seperti dengan adanya produk HAM, Emansipasi Wanita, dan Kesetaraan Gender. Inilah yang menjadi brand mereka yang paling laku di seluruh dunia. Dengan alasan Hak Azasi Manusia hukum Syariat dianggap telah melanggar Hak hidup manusia, seperti hukuman mencuri dipotong tangan, hukuman berzinah dirajam hukuman membunuh dibunuh lagi. Dengan alasan kesetaraan Gender setiap wanita dianggap sama kedudukannya dan hukumnya dengan pria, padahal Al Quran telah meberikan porsi khusus bagi wanita dalam bidangnya. Seperti hak menerima warisan setengah dari laki-laki, hak dipimpin oleh laki-laki, hak menjaga diri dan metup aurat dan masih banyak hak wanita yang sudah diatur dalam alquran dan sunah rasul. Tetapi, dengan alasan itu yahudi berani meneriakan bahwa wanita jangan mau diatur oleh laki-laki dan segala haknya harus sama seperti laki-laki, ini sangat jelas merupakan kekeliruan yang sangat nyata.
Sebagai tanda keagungan Islam yang ke tiga adalah Islam memiliki bahasa persatuan atau bahasa agama. Bahasa agama Islam adalah bahasa Al Quran yaitu yang berbahasa Arab. Tidak ada golongan atau agama lain yang memiliki bahasa agama sendiri, sebagai perbandingan kitab Injil tidak memiliki bahasa yang resmi seabgai bahsa agama kaum Nasrani. Fungsi bahasa Al Quran adalah sebagai gudang dan sebagai media untuk menyimpan berbagai ilmu yang diberikan Allah kepada manusia. Karena segala ilmu yang Allah berikan kepada manusia seluruhnya bersumber dari Al Quran. Al Quran yang mengandung bahasa sangat puitis dan mengandung sastra yang sangat tinggi sehingga tidak ada seorang pun yang mampu menandingi bahasa Al Quran.
Namun dalam perkembangan jaman, kini umat muslim di Indonesia khususnya sudah tidak lagi memandang Bahasa Arab yang notabennya sebagai bahsa Alquran sebagai landasan dan tujuan mereka untuk mempelajarinya, kini mereka lebih cenderung bangga mempelajari dan memamerkan bahasa lain seperti Inggris, Jerman, China, Jepang dll. Tidaklah salah jika kita mempelajari semua bahasa yang ada di seluruh dunia ini, malah itu semakin menandakan bahwa manusia sekarang lebih terbuka wawasannya dan akan menjadi manusia yang multi tallent. Sebenanrnya bahasa Arab merupakan sumber poko bagi kehidupan manusia dalam mempelajari ilmu-ilmu peribadahan dan ilmu-ilmu umum yang lainnya.
Al Quran sebagai sumber segala ilmu kini sudah mulai jarang dibacakan oleh umat islam di dunia, mereka lebih cenderung asik membaca koran atau menonton televisi dan lebih suka bermain daripada membuka dan membaca Al-Quran.
Rasulullah SAW telah di Isra dan Mi’rajkan oleh Alloh SWT. Isra Miraj merupakan suatu kebanggan bagi umat muslimin, karena dengan adanya Isra’ miraj manusia memiliki sebuah kewajiban untuk selalu menyembah Allah dalam sehari semalam. Isra Miraj merupakan tanda keagungan Islam yang tidak ada satu agama pun di dunia ini yang memiliki Isra miraj kecuali Islam. Proses isra Miraj merupakan hal yang sangat luar biasa, sehingga bangsa yahudi tidak mempercayainya, karena prosesnya yang sangat cepat sehingga tidak dapat di cerna menurut hukum fisika. Sampai sekarang kaum Liberalis masih mempertanyakan keakuratan data empirisnya tentang proses Isra Miraj bahkan mereka menentang adanya Isra Miraj. Padahal Allah telah berfirman dalam Al Quran
1. Maha Suci Allah, yang Telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang Telah kami berkahi sekelilingnya[847] agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya dia adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.
[847] Maksudnya: Al Masjidil Aqsha dan daerah-daerah sekitarnya dapat berkat dari Allah dengan diturunkan nabi-nabi di negeri itu dan kesuburan tanahnya.
Kaum muslim liberal tidak ubahnya seperti orang-orang Yahudi dan Nasrani yang selalu tidak mempercayai bahkan selalu menentang semua petunjuk yang ada dalam Al Quran dan Hadis, bahkan tidak segan mereka tidak mempercayai adanya Al Quran, mereka mengatakan bahwa Al Quran hanya sebuah karangan dan tulisan Muhammad saja. Terkadang Kaum liberalis sering menjadikan alquran sebagai dalil untuk melakukan kejahatan dan permaksiatan.
Islam memiliki Rasulullah, yaitu Nabi Muhammad SAW beliau merupakan sosok pribadi yang memiliki Akhlak terpuji. Nabi Muhammad SAW di utus oleh Allah SWT ke dunia adalah sebagai penyempurna akhlaq, Akidah, dan Tauhid. Nabi Diutus sebagai uswatun Hasanah, nabi selalu memberikan contoh terbaik bagi semua umatnya. Beliau selalu memberikan contoh sebelum menyuruh dan tidak pernah melakukan kesalahan atau slelau meninggalkan yang dilarang oleh Allah sebelum beliau melarang kepada umatnya. Walaupun agama lain mengakui mereka memiliki Nabi tetapi Nabi yang mereka akui adalah sama diakui dan diyakini oleh umat islam sebagai Nabi Allah.